
Universitas Sapta Mandiri bersama AMKI Ketapang siap menghadirkan PSDKU di Kabupaten Ketapang guna memperluas akses pendidikan tinggi di Kalimantan Barat.
Foto bersama saat pertemuan Yayasan Sapta Bakti Pendidikan bersama Pengurus Yayasan AMKI Ketapang dengan Bupati Ketapang.
BALANGAN - Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) bekerja sama dengan Akademi Manajemen Komputer dan Informatika (AMKI) Ketapang berencana mendirikan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Ketapang sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi di Kalimantan Barat.
Kabupaten Ketapang kini berada di jalur percepatan pembangunan pendidikan tinggi melalui rencana pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) oleh Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) bekerja sama dengan Akademi Manajemen Komputer dan Informatika (AMKI) Ketapang.
Inisiatif strategis ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Ketapang dan diharapkan menjadi langkah penting dalam memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah Kalimantan Barat.
Rencana kerja sama ini meliputi penggabungan AMKI Ketapang menjadi PSDKU UNIVSM, dengan target menghadirkan kampus permanen di Ketapang. Dalam audiensi bersama Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, pihak UNIVSM dan Yayasan Sapta Bakti Pendidikan menyampaikan komitmen mereka untuk memperkuat sumber daya manusia daerah melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan lokal.
Ketua Yayasan Sapta Bakti Pendidikan, Dr. Slametno, menjelaskan bahwa meskipun proses perizinan dan pembangunan gedung permanen masih berlangsung, kegiatan akademik akan segera dimulai dengan memanfaatkan fasilitas kampus AMKI sebagai lokasi sementara.
Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap rencana ini, namun tetap menekankan pentingnya mengikuti seluruh regulasi dan prosedur yang berlaku demi menjaga tata kelola pendidikan yang baik.Langkah ini dinilai strategis karena selain memperluas akses pendidikan tinggi, juga mendukung visi pembangunan daerah dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.