Peran Strategis Tridharma Univsm dalam Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana di Balangan
Peran Strategis Tridharma Univsm dalam Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana di Balangan
BALANGAN, UNIVSM – Sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Balangan, Universitas Sapta Mandiri menyatakan komitmen kuatnya untuk terlibat aktif dalam berbagai upaya pengurangan risiko bencana di wilayah ini. Keterlibatan ini diwujudkan melalui partisipasi dalam forum kolaborasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Keterlibatan aktif dalam forum ini merupakan bagian nyata dari pengamalan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat dan penelitian.
"Keterlibatan kami dalam forum ini adalah wujud nyata dari pengamalan Tridharma Perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian dan penelitian. Melalui forum ini, kami dapat mengambil peran dalam menjalankan upaya-upaya edukasi, riset, dan inisiatif lainnya untuk pengurangan risiko bencana di Kabupaten Balangan," jelas Rektor Universitas Sapta Mandiri, Abdul Hamid, S. Kom, M.M, M. Kom, Kamis (4/9/2025).

Lebih lanjut disampaikan bahwa UnivSM siap bersinergi dengan seluruh pihak, baik secara akademis maupun non-akademis.
"Dengan keilmuan yang dimiliki, kami siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik secara akademis maupun non-akademis. Sinergi ini akan kami wujudkan dengan melibatkan secara langsung dosen dan mahasiswa dalam berbagai kegiatan, mulai dari pencegahan, penanggulangan, hingga mitigasi risiko bencana yang ada di Kabupaten Balangan," tambahnya.
Keikutsertaan dalam forum ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk eksistensi dan kontribusi nyata perguruan tinggi bagi tanah kelahirannya.
"Semoga partisipasi kami dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya dan menjadi bukti eksistensi kami sebagai bagian dari masyarakat Balangan. Harapan terbesar kami, melalui kolaborasi yang erat ini, kita dapat bersama-sama meminimalisir risiko bencana yang ada di Kabupaten Balangan untuk menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dan aman," pungkasnya.
Kolaborasi antara dunia akademik dengan praktisi dan pemerintah daerah dinilai sebagai kunci keberhasilan dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang komprehensif dan efektif.